Laporan: Evi AriskaJAKARTA, Tigapilarnews.com - Pemerintah Provinsi DKI mengusulkan kenaikan anggaran subsidi atau Public Service Obligation (PSO) untuk PT Transportasi Jakarta. Besaran yang diajukan mencapai Rp 3,2 Triliun.Kepala Seksi Angkutan Darat dan Perkeretaapian Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans) Fajar Nugrahaeni mengatakan jumlah yang diusulkan naik dua kali lipat dari tahun ini. Pada tahun ini, PSO untuk layanan bus transjakarta diketahui mencapai Rp 1,6 triliun."Tahun ini di anggaran APBD Rp 1,6 Triliun. Tahun depan diusulkan Rp 3,2 Triliun karena pertimbangannya juga banyak," kata Fajar di Balaikota DKI, Selasa (31/5/2016) siang.Fajar memaparkan, sejumlah faktor yang membuat adanya usulan kenaikan PSO untuk layanan transjakarta, mulai dari sudah adanya layanan bus transjakarta yang melayani hingga ke kota-kota penyangga hingga pengambilalihan rute bus kota reguler."Jadi tidak hanya yang ada di dalam koridor. Di rute lain kan juga akan kami PSO-kan. Perkiraan akhir tahun ini atau awal tahun depan pembangunannya sudah selesai. Jadi koridor 13 sudah bisa running," ungkap Fajar.Diketahui, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana mengajukan Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2017 sebesar Rp 68,6 triliun kepada DPRD DKI Jakarta.