Selasa, 28 Juni 2016 13:47 WIB

Djarot Jamin Pihaknya Pantau Vaksin di Rumah Sakit dan Puskesmas

Editor : Danang Fajar
Laporan : Evi Ariska

JAKARTA, Tigapilarnews.com - Beredarnya vaksin palsu kini membuat masyarakat gelisah. Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat, menjamin vaksin yang ada di pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) bebas dari vaksin palsu.

"Kami jamin (di puskesmas). Tapi tetap untuk RSUD ya kita tetap waspadai. Kami tetap menjamin. kalau tidak begitu, mana bisa dipercaya. Bahaya loh vaksin palsu itu," ujarnya di Silang Monas, Selasa (28/6/2016) siang.

Meski demikian, Djarot mengakui belum mendapat laporan mengenai peredaran vaksin palsu di Jakarta. Dirinnya pun berjaga-jaga dengan meminta BPPOM untuk menyisir kembali keberadaan vaksin palsu baik yang sudah terungkap hingga kasus yang lama.

"Jakarta saya masih belum dapat informasi. Mudah-mudahan tidak ya, karena itu jahat banget itu meracuni betul," ungkapnya.

Djarot pun mengancam akan memecat dan mempidanakan oknum yang terlibat vaksin palsu tersebut.

"Kalau ada yang sampai main-main dan itu secara sengaja dilakukan, otomatis tidak hanya kita pecat tetapi kita pidanakan," tandasnya.

Diketahui Bareskrim Mabes Polri membongkar kasus peredaran vaksin palsu yang telah berlangsung sejak tahun 2003. Peredaran vaksin palsu itu melibatkan tiga kelompok di Bekasi yakni produsen, pengedar dan pihak yang menyerahkan langsung ke pengguna. Terdapat 13 tersangka yang kini ditahan di Bareskrim.
0 Komentar