Sabtu, 04 Februari 2017 21:01 WIB

Panwaslu: Puluhan TPS di Jakbar Rawan Pelanggaran Prosedur

Reporter : Ryan Suryadi Editor : Rajaman
Ketua Panwaslu Jakbar Puadi (ist)

JAKARTA, Tigapilarnews.com - Ketua Panwaslu Jakarta Barat, Puadi mengimbau kepada para petugas pengawas lapangan (PPL) agar dapat memonitor setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) jelang pencoblosan 15 Februari mendatang.

Pasalnya, saat ini sudah mulai banyak pelanggaran prosedur pemilihan seperti warga tidak masuk dalam DPT hingga munculnya pemilih ganda.

"Antisipasi itu, kami akan menugaskan para Petugas Pengawas Lapangan (PPL) memantau lebih ketat. Bila diperlukan meminta bantuan aparat keamanan," Puadi, Sabtu (4/2/2017).

Puadi pun merinci khusus di wilayah Jakarta Barat setidaknya ada puluhan TPS yang sangat rawan berpotensi konflik karena persoalan prosdedur pemilihan.

"Banyaknya TPS bermasalah membuat kita harus siaga karena dari data kita sendiri ada setidaknya hampir 20 puluh lebih TPS rawan," terangnya.

Diketahui, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jakarta Barat membuka 2.934 TPS. Sebanyak 1.652.051 warga dipastikan akan berpartisipasi memilih calon gubernur DKI Jakarta pada Pilkada nanti.


0 Komentar