Kamis, 03 Agustus 2017 23:38 WIB

Perkembangan Calon Paskibraka Kemenpora Capai 70 Persen

Editor : Yusuf Ibrahim
Pendidikan dan pelatihan Paskibraka tahun 2017. (foto Esa/Tigapilarnews.com)
JAKARTA, Tigapilarnews.com- Pendidikan dan pelatihan Paskibraka tahun 2017 yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terus berjalan di PP-PON Cibubur, Jakarta Timur, Kamis (03/08/2017) sore.
 
Sebanyak 68 calon Paskibraka dari 34 Provinsi digembleng supaya menjadi satu kesatuan untuk menaikan dan menurunkan bendera pusaka saat upacara HUT RI ke-72 di Istana Merdeka Jakarta, 17 Agustus 2017. Calon Paskibraka tersebut, terdiri dari 34 orang putra dan 34 putri berprestasi yang telah diseleksi di tingkat Provinsi dari seluruh Indonesia. 
 
Diklat Paskibraka 2017 dilaksanakan dari tanggal 25 Juli sampai 25 Agustus 2017. Selama satu bulan, mereka akan jadi penghuni Desa Bahagia (Desa Bahagia sebutan untuk asrama calon Paskibraka) dan akan menjalani hari-harinya dengan berbagai macam latihan serta pendidikan.
 
"Perkambangan hari ini masih dinilai belum maksimal, atau masih 70 persen. Kita tidak bisa menforsirnya, sebab nanti malah buyar," kata Wakil Koordinator Pelatih (Komando Garnisun Tetap 1/Jakarta), Mayor Inf. Suswan.
 
"Latihan dengan Paspampres (Pasukan Pengamanan Presiden) barusan, memang kita jadwalkan dua hari. Tapi jika dinilai masih kurang bagus, saya tambah satu hari lagi. Jadi total tiga hari," imbuhnya.
 
Dilanjutkannya lagi, pihaknya telah memberikan sejumlah latihan, di antaranya peraturan baris-berbaris (PBB). Dipaparkannya lagi, latihan mulai dari jalan di tempat, hadap kanan-kiri, lalu balik kanan-kiri, kemudian serong kanan-kiri dan penghormatan. 
 
Kemudian untuk gerakan berjalan terus diperdalam, yakni langkah tegap. "Untuk yang paling sulit, mereka yakni menyamakan gerakan. Sebab, ada yang belum menguasai. Kita ini kan kelompok, jadi harus sama gerakannya. Terutama untuk langkah tegap dan jalan di tempat. Ini yang membuat saya kesulitan. Tapi sampai sekarang mulai membagus," sambungnya.
 
Meski demikian, Suswan optimis lantaran bakal terus bekerja keras dan mengejar waktu yang tersisa untuk mencapai performa puncaknya. "Sisa waktu yang ada, kami perdalam untuk menaikan dan menurunkan bendera serta pembawaan baki," tukasnya.
 
Sementara itu, Ibnu Hasan selaku Penanggungjawab Diklat Paskibraka 2017 sekaligus Asdep Kepemimpinan dan Kepeloporan Kemenpora menambahkan jika mekanisme ini berbeda dibanding tahun sebelumnya, yaitu setiap provinsi mengirim empat orang, dua pasangan putra-putri anggota Paskibraka. 
 
"Kami memang menyerahkan dan memberikan wewenang lebih seleksi pasangan Paskibraka tahun ini ke masing-masing provinsi. Semua sudah kita optimalkan untuk mereka sesuai arahan pak menteri (Imam Nahrawi). Sekarang polanya kita ubah, yaitu lebih humanis, enjoy dan akrab. Memang kita wanti-wanti ini agar lebih suasananya kekeluargaan dan terbangun dengan baik. Inilah implementasi dari Desa Bahagia," tuturnya.
 
Nantinya, Presiden Republik Indonesia akan mengukuhkan 68 anggota Paskibraka 2017 pada 15 Agustus setelah mereka menggelar gladi bersih upacara Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka. "Seluruh rangkaiannya juga sudah siap, sebab saling melengkapi dan penuh harmoni," ujarnya.
 
Lebih jauh, anggota-anggota Paskibraka Nasional 2017, juga akan mengikuti Apel Kebangsaan 2017 bersama anggota Paskibraka 2017 tingkat Kabupaten/Kota dan tingkat Provinsi di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur pada 23 Agustus.(exe/ist)

0 Komentar