Sabtu, 23 Desember 2017 10:17 WIB

Pemprov Jatim Lakukan rekrutmen CPNS 2018 Secara Proporsional

Editor : Amri Syahputra

Jawa Timur, - Tigapilarnews.com - Pemerintahan Provinsi (Pemprov) Jawa Timur akan mengusulkan ke Pemerintah Pusat agar dalam rekrutmen CPNS tahun 2018 dilakukan secara proporsional, yakni perempuan dibanding laki-laki sebesar 50: 50 persen.

Hal tersebut disampaikan Karo Humas Pemprov. Jatim Drs. Benny Sampir Wanto di ruang kerjanya, Kantor Gubernur Jatim Jl. Pahlawan 110 Surabaya, Jum'at (22/12), mengomentari adanya pemberitaan yang menyebutkan Sekda. Prov. Jatim akan membatasi rekrutmen CPNS perempuan.

Dijelaskan, rekrutmen terakhir CPNS di jajaran Pemprov Jatim dilaksanakan pada tahun tahun 2014. Saat itu direkrut sebanyak 114 orang CPNS, dimana komposisinya perempuan sebanyak 60-70%, sisanya laki-laki. 

Ternyata di lapangan, lanjut juru bicara Pemprov. Jatim ini, sebagian ada yang cuti hamil, cuti melahirkan, tugas malam tidak bisa, dsb-nya sehingga kurang mendukung kinerja organisasi.

"Oleh karena itu, Pak Sekda berencana akan mengusulkan komposisi CPNS yang diterima dalam rekrutmen tahun 2018 mendatang, yakni antara perempuan dan laki-laki untuk diimbangkan, yaitu 50:50%, guna saling melengkapi" ujarnya sambil menambahkan berbagai kelebihan pekerja perempuan diantaranya teliti, tekun, dan rajin.

Benny menambahkan hamil, melahirkan, menyusui merupakan hal kodrati perempuan yang harus dihargai, sehingga tidak boleh dilakukan diskriminasi. Termasuk pula, postur tubuh pendek, tinggi, gemuk, kurus merupakan sebuah kondisi yang tidak boleh dilakukan diskriminasi dalam rekrutmen sebuah pekerjaan asalkan yang bersangkutan mampu melakukan pekerjaan yang diberikan.

Perlindungan terhadap perempuan, jelasnya, terlihat dari Pemerintah yang juga telah mengundangkan UU no 7 th 1984 ttg Pengesahan/ Ratifikasi Konvensi Mengenai Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Terhadap Perempuan. Selain itu, berbagai program pro gender untuk terciptanya kesetaraan gender di Jatim telah dilakukan oleh Pemprov. Jatim. Hasilnya, antara lain, selama 10 tahun ber turut-turut Jatim dapat penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya dari Pemerintah Pusat, sebuah bukti provinsi ini menjadi salah satu yang terbaik di negeri ini terkait kesetaraan gender.


0 Komentar