Jumat, 20 April 2018 17:50 WIB

Musornaslub KONI Pusat Miliki Makna Khusus

Editor : Eggi Paksha
Inugroho (kiri) bersama Surya Dharma (kanan). (foto Esa/Tigapilarnews.com)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Dua agenda besar akan digelar KONI Pusat pada 24-25 April di Hotel Bidakara, Jakarta.

Pertama pada Selasa (24/4/2018) akan menggelar Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa yang membahas soal calon tuan rumah PON XXI 2024. Ada tiga calon tuan rumah PON 2024, yakni Sumatera Utara dan Aceh, Bali dan Nusa Tenggara Barat, serta Kalimantan Selatan.

Menurut Wakil Ketua Umum KONI Pusat IV, Inugroho, Musornaslub kali ini memiliki makna khusus karena para peserta yang berasal dari 34 provinsi (peserta PON) akan menetapkan calon tuan rumah PON XXI 2024.

“PON menjadi agenda olahraga yang sangat strategis karena mengusung tiga tujuan pokok, yaitu memelihara persatuan dan kesatuan, menjaring bibit atlet potensial, dan meningkatkan prestasi olahraga. Dari tiga calon tuan rumah yang sudah diverifikasi yakni Sumut dan Aceh, Bali dan NTB, serta Kalsel yang telah memenuhi syarat,” jelas Inugroho.

Namun Inugroho tidak menjelaskan secara rinci provinsi mana yang paling siap menjadi tuan rumah. "Yang pasti ketiga calon tuan rumah tersebut telah memenuhi persyaratan minimal pembangunan infrastruktur mencapai 30 persen,” tukasnya.

Selain itu, Inugroho menambahkan, calon tuan rumah PON sudah harus ditetapkan enam tahun sebelum venet digelar empat tahunan tersebut. “Yang pasti ketiga calon tuan rumah tersebut sudah siap. Nanti terserah anggota atau peserta PON yang memilih mereka. Mohon maaf kami tidak bisa menyampaikan daerah mana yang paling siap,” tambahnya.

Sementara penanggung jawab Rakernas KONI Pusat yang digelar sehari setelahnya, Rabu (25/04/2018) Marsekal Muda (purn) Surya Dharma menjelaskan bahwa Rakernas KONI Pusat akan diikuti Konida-konida ditambah KONI Kabupaten/Kota yang tidak lebih dari 30 persen.

“Jadi peserta Rakernas diperkirakan mencapai 600 peserta. Atau khusus biding tuan rumah sekiatar 30 persen. Rencananya Rakernas akan mengundang tiga Menteri terkait sebagai pembicara sekaligus memberikan pembekalan yakni Mendagri, Menpora, dan Mendikbud,” ujar Surya Dharma yang juga Wakil Ketua Umum V KONI Pusat.

Surya Dharma menambahkan bahwa Rakernas menurut rencana akan dihadiri Presiden Joko Widodo.

Menanggapi induk organisasi cabang olahraga yang bersengketa, baik Inugroho maupun Surya Dharma mengatakan, semuanya sudah tak ada masalah termasuk PTMSI.

”Khusus PTMSI, KONI menganggap persoalan sudah selesai. Alasannnya hasil Munaslub sudah sesuai arahan Menpora yakni menuju PTMSI bersatu,” papar Inugroho.

Inugroho juga menjlaskan cabang-cabang olahraga yang belum menjadi anggota KONI tetapi ikut Asian Games 2018, tetap direkomondasikan agar memperolah alokasi anggaran.

Jika mereka menjadi anggota resmi KONI, Inugroho menegaskan pintu terbuka sejauh memenuhi persyaratan minimal 10 Pengurus Provinsi (Pengprov) dan Pengkot/Pemkab.(exe/ist)


0 Komentar