Rabu, 10 April 2019 12:25 WIB

Sikap Prabowo Dinilia Memerburuk Keseluruhan Tampilan Politik

Editor : Eggi Paksha
Prabowo. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com- Pernyataan yang dinilai kasar disampaikan Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dalam kampanye, menuai kritik keras dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto menganggap, dalam berbagai kampanye yang ditampilkan Prabowo, PDIP mengamati adanya persoalan serius terkait kepemimpinannya yang cenderung temperamental, keluarkan kata-kata kasar.

"Kata-kata kasar yang keluar dari Pak Prabowo semakin runtuhkan kredibilitas dan martabat pemimpin. Sikap egonya dan tampilannya elit sekitarnya yang biasa dengan hoaks dan fitnah, justru semakin memerburuk keseluruhan tampilan politik yang seharusnya positif dan penuh hal-hal baik," ujar Hasto kepada wartawan, Selasa (9/4/2019).

Menurut Hasto, ketika Capres nomor urut 01, Jokowi tampil sebagai sosok apa adanya, merakyat, visioner dan selalu bergulat dengan apapun persoalan rakyat sambil terus kedepankan optimisme, maka hal ini menghasilkan kultur bangsa yang bergerak maju dan mengejar prestasi. 

"Sebaliknya, Pak Prabowo yang emosional dan sering keluarkan kata-kata yang tidak pantas, hadirkan ketakutan, kegelisahan akut, dan pesimisme," ujarnya.

Dilanjutkan Sekretaris TKN pasangan Jokowi-KH. Ma'ruf Amin ini, atas berbagai tampilan gebrakan temperamental Prabowo termasuk larangan bagi penonton yang menertawakan dirinya saat debat yang lalu, harus dilihat sebagai persoalan serius tentang watak dan karakter pemimpin yang berkorelasi langsung dengan peradaban bangsa.

"Politik adalah proses berpenghidupan kebangsaan yang seharusnya mengontestasikan hal-hal baik, dan membawa kemajuan peradaban, serta kebaikan bagi bangsa dan negara. "Pilpres akhirnya menampilkan kontradiksi karakter dasar pemimpin," pungkas Hasto.

Dalam video yang beredar, kampanye Prabowo di Yogyakarta tampak memukul-mukul meja hingga rusak. Saat Prabowo marah-marah di depan pendukungnya itu, seketika elite PAN, Amien Rais mencoba menenangkan.(exe)


0 Komentar