Senin, 23 November 2020 12:34 WIB

Kapolda Metro Fadil Pastikan Tak Gunakan Ancaman ke Warga Petemburan yang Tolak Rapid Test dan Penyemprotan Disinfektan

Editor : Eggi Paksha
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menyayangkan banyaknya masyarakat Petamburan, yang menolak mengikuti rapid test dan penyemprotan disinfektan.

Hari ini, Polda Metro Jaya melakukan penyemprotan disinfektan dan rapid test di kawasan Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Menurut Imran, apa yang dilakukan warga tidak selaras dengan upaya pemerintah dalam memberantas Covid-19. Karena itu, Kapolda menegaskan akan ada strategi jitu yang bakal dilakukan pihaknya.

“Sebenarnya ini rapid test itu imbauan keras,” ujar Fadil di Petamburan, Minggu (22/11/2020).

Diketahui, sekalipun diimingi sembako namun antusias warga untuk melakukan rapid test sangat rendah. Selain itu, sejumlah warga di Gang Petamburan III, yang merupakan lokasi markas Front Pembela Islam (FPI), juga menolak dilakukan penyemprotan disinpektan.

Fadil sangat menyayangkan penolakan itu, tetapi meminta anggotanya tidak bertindak gegabah. Sanksi maupun ancaman tidak perlu diberikan kepada masyarakat yang menolak rapid test.

“Harus dibujuk terus sampai bisa. Jangan diancam atau kasih sanksi, kasian mereka. Kasih pengertian,” katanya. 

Walaupun pada akhirnya segala upaya yang dilakukan tidak juga membuat warga bersedia dirapid test, Fadil meminta agar penanganannya diserahkan kepada masing masing secara mandiri. “Kalau menolak akan rugi sendiri, karena tujuan kita untuk kemanusiaan,” tutupnya.(mir)


0 Komentar