Senin, 07 Desember 2020 13:49 WIB

Sri Mulyani Katakan RP7,69 Triliun Sudah Diberikan pada 727.400 Tenaga Kesehatan yang Tangani Corona

Editor : Eggi Paksha
Tenaga medis mengingatkan supaya masyarakat tetap di rumah agar terhindar dari penyebaran corona. (foto istimewa)

JAKARTA, Tigapilarnews.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat, realisasi anggaran untuk insentif tenaga kesehatan sudah mencapai Rp7,69 triliun.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, anggaran ini diberikan kepada 727.400 tenaga kesehatan yang berjuang menangani pandemi Covid-19. "Insentif bagi tenaga kesehatan 727.400 personil, dengan anggaran yang sudah dibayarkan sebesar Rp7,69 triliun," kata Sri Mulyani dalam konferensi pers secara virtual, Senin (7/12/2020).

Dia mengatakan, anggaran kesehatan dialokasikan juga untuk mendukung kerja Gugus Tugas Covid-19 yang realisasi anggarannya sudah Rp3,22 triliun. Selain itu, pemerintah memberikan insentif di bidang perpajakan kesehatan sebesar Rp3,82 triliun.

"Untuk tahun anggaran 2020 ini, kita mencadangkan Rp35,1 triliun untuk program vaksinasi dan pengadaan vaksin yang ini kita cadangkan termasuk di dalam pengadaan vaksin (1,2 juta vaksin Sinovac asal China) yang tadi malam tiba," bebernya.

Nantinya, pelaksanaan program vaksinasi tidak hanya dilakukan tahun ini saja melainkan sampai 2021 dan 2022 sesuai kebutuhan. Oleh karena itu, pemerintah mengalokasikan dana cadangan, ditambah alokasi yang ada tahun depan.

"Untuk 2020 yang sudah dicadangkan sebanyak Rp35,1 triliun. Pada 2021 juga dianggarkan untuk vaksinasi. Pada 2021 total anggaran kesehatan capai 169,7 triliun, untuk penanganan vaksin, dan penanganan Covid adalah sebesar Rp60,5 triliun untuk 2021," pungkasnya.(roy)


0 Komentar