Laporan: Ryan Suryadi
JAKARTA, Tigapilarnews.com - Paguyuban Pengusaha Perikanan di Pelabuhan Muara Baru, melakukan aksi mogok operasional, Senin (10/10/2016).
Lebih dari 60 perusahaan dan ratusan kapal nelayan dan kapal ikan tutup total. Akibatnya, ratusan sampai ribuan nelayan serta anak buah kapal (ABK) menganggur dan tak mendapat penghasilan sama sekali.
Nelayan dan ABK yang menganggur, hanya bisa menghabiskan waktu di kapal dan dermaga. Mereka mengaku pasrah terkait aksi mogok yang dilakukan oleh perusahaan bos mereka. Ada yang sekedar membersihkan kapal, ada pula yang sedang mengobrol antara satu dengan yang lain.
"Kita ikut bos aja. Ini kan satu pelabuhan sepakat mogok juga jadi kita pasrah. Masalahnya Perum Perindo-nya minta harga sewa lahan naik 450 persen secara sepihak, detailnya tanya bos langsung aja," ujar Suwarman (53), salah seorang abk yang sedang berisirahat di kapalnya.
Ratusan kapal nelayan pun tampak terparkir. Seluruh pintu pabrik juga terlihat tertutup dengan spanduk bertuliskan mogok operasional.
"Penghasilan hari ini tidak ada, kosong, nihil. Kita ngak kerja jadinya. Kita juga yang kena imbas kalau perusahaan mogok karena adanya kenaikan sewa sepihak," lanjut Suwarman.(exe)