Jumat, 17 Februari 2017 12:45 WIB

Lembaga Survei: Pasangan Petahana Harus Waspada Pergerakan Anies-Sandi

Reporter : Sriyanti Lumban Gaol Editor : Danang Fajar
Lembaga Survei Indomatrix saat merilis hasil surveinya di wilayah Menteng Jakarta Pusat (Yanti)

JAKARTA, Tigapilarnews.com - Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta akan memasuki tahap putaran kedua dengan dua kandidat, yakni nomor urut kedua Basuki T Purnama dan Djarot Saeful Hidayat dan nomor urut ketiga Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

Dari hasil perhitungan cepat Indomatrik, perincian pasangan petahana Ahok-Djarot memimpin dengan perolehan 42,18%. Kemudian disusul Anies-Sandiaga 39,93% dan Agus-Sylvi 17,89%, hasil tersebut diungkapkannya tidak jauh berbeda dengan hasil lembaga survei lainnya. Keunggulan Ahok-Djarot dan Anies-Sandi berbanding tipis dan merata di hampir seluruh DKI Jakarta.

"Meskipun data yang masuk baru 85% dengan angka jumlah partisipasi pemilih di DKI Jakarta. Kami pastikan  tidak akan bergeser hingga 100% penghitungan selesai," ujar Direktur Indomatrik Husin Yazid di Menteng, Jakarta Pusat. Jumat, (17/2/2017)

Dari hasil tersebut, Husin menilai dalam putaran kedua nanti persaingan akan semakin ketat bahkan Paslon yang diusung Partai Gerinda itu akan mampu mengimbangi pasangan usungan Partai PDIP itu.

"Anies-Sandi punya modal yang cukup untuk mengalahkan petahanan yang sampai saat ini masih dipercayai warga meski dibombardir kasus. Jadi, di putaran kedua akan semakin ketat dan seru, di sinilah rasionalitas pemilih Jakarta akan betul-betul diuji,"Jelasnya.

Hal yang sama juga diungkapkan Dondi Rifaldi peneliti Indomatrik, dalam debat yang diselenggarakan pihak KPUD DKI Jakarta, Anies-Sandi tampak menguasai panggung dan berhasil mengeksplorasi kebobrokan Pemprov DKI selama dipimpin Ahok-Djarot.

"Anis Sandi berhasil menyisihkan Ahok Djarot karena mampu menguaai secara teknis program DKI kedepan, padahal Anis Sandi belum pernah di pusaran pemerintah provinsi DKI Jakarta," tandasnya.


0 Komentar